Pembuat Sangkar Burung atau pengrajin di Solo untuk lovebird, kenari, mulai batu, perkutut dan banyak lagi, saya temui di daerah Mojosongo Solo dengan label Bambu Oval yang dimiliki oleh Pak Bianto yang dikenal dengan nama Bento. Di rumahnya yang sederhana, beliau mengerjakan pesanan “pagupon” segala jenis burung peliharaan yang kini sedang musim.

Menurut pengakuannya, sangar ini dikirim ke seluruh Indonesia oleh pengepul yang menjadi pelanggannya. Alhasil setiap pembuatan yang dikerjakannya berdua dengan istrinya ini selalu habis tidak tersisa karena langsung diborong oleh para pengepul untuk kemudian disalurkan dan sampai pada konsumen.

Pembuat Sangkar Burung di Solo

Produsen Sangkar Burung

Solo cukup terkenal dengan kerajinan sangkar burung yang terbuat dari bambu, kayu dan besi. Kali ini saya menemui Pak Bento yang memiliki keahlian dari bahan yang seluruhnya dari bambu. Lebih ekslusif karena mudah dibentuk sehingga berbagai macam jenis sangkar burung dikerjakannya dengan telaten dan rapi.

Ketika saya mengunjungi beliau ini di bilangan Mojosongo Solo, Pak Bento ditemani istrinya sedang meraut bambu yang sudah berbentuk lingkaran. Sampai pada putihanlah beliau ini mengerjakan. Pengecatannya dikerjakan ke pihak ketiga.

Pak Bento menerangkan dengan sangat detil termasuk tingkat kesulitan dalam proses memproduksinya ini. Hampir seluruhnya dengan menggunakan tangan terkecuali mesin bor untuk beberapa bagian yang memerlukan lubang yang biasanya ukurannya kecil untuk menjadi penyangga potongan bambu sebesar jari.

Bahan yang digunakan seluruhnya adalah bambu apus atau bambu tali yang memiliki kelenturan yang cukup sempurna untuk ukuran bambu dan kerap digunakan untuk berbagai macam kerajinan tangan. Selain itu dipilih bambu apus karena kekuatannya yang luar biasa.

Bambu Oval

Pembuat Sangkar Burung Di Solo

Pak Bento memberi nama usahanya Bambu Oval. Semua komponen sangar burung yang dibuat dari bambu sangat mudah sekali dibuat olehnya. Dibantu oleh istrinya, Pak Bento sudah menekuni usaha ini sejak 2009.

Menurut penuturannya, beliau aktif mengikuti pelatihan proses produksi dan pemasaran kerajinan bambu yang sering diadakan oleh Kementrian Perindustrian, termasuk menerima bantuan peralatan dan mesin yang diperlukan olehnya.

Dalam sebulan, pak Bento dapat membuat sangkar burung putihan full bambu sebanyak 40 – 50 unit tergantung dari kesulitan dan besarnya sangkar.

“Kita membedakan ukuran untuk lovebird, kenari, murai batu, perkutut termasuk bentuknya”, demikian penuturan beliau sambil meraut bambu-bambu yang akan segera dirakitnya.

Harga Sangkar Burung Bambu Oval

Sangkar Burung Bambu

Pak Bento cukup terbuka berbicara kepada saya termasuk masalah harga. Hanya beliau tidak dapat mematok harga yang pasti kecuali sudah ditentukan desainnya. Untuk putihan (belum dilakukan proses pewarnaan atau pengecatan) beliau mematok mulai Rp 250.000,-. Semakin rumit dan memerlukan detail yang lebih presisi tentunya semakin mahal. Demikian pula dari ukuran. Semakin besar harganya akan semakin tinggi.

Pesanan selalu datang kepada beliau. Bahkan kewalahan jika harus menerima pesanan lebih dari 50 unit. Beberapa produk Bambu Oval kerap menghiasi peminat burung peliharaan dari mulai Jawa, Kalimantan dan Sumatera.

Kalau di Solo produk beliau yang sudah komplit mudah ditemukan di Pasar Burung Depok Solo.

Sangat menarik berbicara dengan pria yang berasal dari Tulung Agung ini. Tidak terasa saya sampai lebih dari 2 jam bicara tentang Sangkar Burung dan sejenisnya. Sangat betah.

Pembuat Sangkar Burung yang mahir ini  dapat ditemui di akun Facebook Bambu Oval atau melalui telpon/sms ke 081225934107

Artikel terkait : Pusat Grosir Makanan Burung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *